Bukan Tahun Terakhir

Sumber: Google

Bukan Tahun Terakhir
Oleh Karis Rosida

Semalam suara terompet, pesta kembang api, hingga nyanyian keras menyeruak memecah keheningan malam. Gaduh membuat saya yang sudah tertidur akhirnya membelalakkan mata. Pertanda tahun 2019 sudah berakhir.

Perjalanan 365 hari bukan waktu pendek mengarungi kehidupan. Teringat langkah kaki ini yang dipenuhi dengan segala rasa. Gamang berkali-kali memainkan perasaan dan kekuatan pikiran. Tempaan dari sang kuasa sangat kuat sampai harus jatuh berulang-ulang.

"Wajar saja kan, kalau hidup penuh dengan ujian?"

Namun, ada kelapangan hati yang didapat usai melewati semua kisah kemarin. Lega membuat diri seakan bebas kembali, dan siap menantang masa depan.

Tak ada yang tahu bagaimana hidup seseorang akan berjalan. Saya tidak percaya dengan ramalan, atau bualan zodiak bintang, bahkan kata orang.

"Tahun 2019 memang sudah berakhir, tapi semangatmu jangan ikutan padam!"

Inilah kalimat yang berulang-ulang saya rapalkan di kepala. Membuat nyawa yang sudah hidup menjadi terang lagi. Segudang harapan yang telah dilambungkan tahun kemarin layaknya jadi pengingat bahwa diri harus terus berlari semakin kencang.

Sesekali bolehlah berhenti sejenak, mengisi tenaga biar tak kehabisan bahan bakar, kemudian lanjut melaju. Sudah waktunya berhenti meratapi gagalnya hari kemarin, hempaskan dan ikhlas akan meringankan bahu yang sudah berat.

Kini muncul juga angan baru yang beruwud impian, entah itu impian pribadi atau melibatkan orang-orang terkasih. Sama saja, semua butuh perjuangan. Pembedanya cuma satu, berjalan sendirian dan tidak. 

Bilangan usia semakin banyak diimbangi dengan pemikiran yang bertambah matang. Bukan saatnya hidup dibuat bercanda layaknya masa muda yang telah berlalu. Usia kritis ketika banyak orang bilang semangat mulai menipis. 

Lagi, saya tak peduli kata orang. Menutup telinga rapat-rapat, menajamkan pandangan hanya lurus ke depan. Sebab inilah hidup yang telah dipilih, warnanya berbeda dari kebayakan orang. Saya percaya kedua kaki akan sampai di puncak suatu saat nanti.

Jangan sampai kekuatan keyakinan itu sirna tertelan detik kenangan masa silam. Karena hidup berada di zaman sekarang, bukan masa lalu. Tahun 2020 ialah anugerah yang tidak dimiliki semua orang. Tuhan memberi kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki. Mempercayakan nyawa pada manusia pilihan seperti kita. Saya, kamu, kalian dan semua orang yang meyakini bahwa hidup juga tentang perjuangan menuju jalan pulang. 

Blitar, 1 Januari 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Versi Sharon Creech

Wisata Aneh di Dunia