Ulasan Cerpen "Sebuah Perjalanan"

Sumber: ngodop.com


Ulasan Cerpen "Sebuah Perjalanan"
Oleh Karis Rosida


Memulai tugas pertama setelah resmi menjadi keluarga ODOP 7 tentang membuat ulasan salah satu cerita pendek di ngodop.com, memaksa saya secara pribadi menaikkan standar kualitas dalam berliterasi. Saya yang masih awam dengan tulisan bergenre fiksi mencoba, menguraikan pandangan subjektif mengenai cerita pendek berjudul "Sebuah Perjalanan" karya Wiwid Nurwidayati yang juga anggota komunitas ODOP (One Day One Post).

Judul

Ketika saya membaca cerpen ini dengan judul "Sebuah Perjalanan" jujur sebetulnya saya kurang begitu tertarik. Bagi saya judul seperti ini terlalu biasa, tidak menghentikan pengunjung website untuk berhenti dan menuntaskan membaca seketika. Padahal kisah yang disuguhkan cukup menarik, banyak pesan moral di dalamnya.

Hal yang membuat saya memutuskan untuk membaca pertama kali ialah ilustrasi yang dimunculkan mewakili isi tulisan. Ada bus warna merah dengan tulisan PO toto berjalan melayang di awan. Uniknya bus ini punya wajah dan penumpang laki-laki yang terkaget saat barang miliknya berwarna abu-abu persegi panjang jatuh.

Alangkah lebih baik apabila judulnya lebih memakai kata-kata yang mengundang sejuta tanya bagi pembaca, contohnya:
1. Waktu Tak Pernah Terulang
2. Perjalanan Bersama Bus Misterius
3. Penyesalan di Batas Waktu
4. Perjalanan Terakhir
5. Dan seterusnya.

Tema

Tema yang dipilih sangat sederhana yaitu tentang suami-istri yang sudah merenggang hubungannya akibat gadget. Hal inilah yang sekarang banyak menghinggapi rumah tangga dan sudah banyak artikel di berbagai media mengulasnya. Kemahiran penulis terbukti sanggup menggerakkan saya membaca sampai tuntas kisahnya.

Tokoh

Ada beberapa tokoh yang terdapat dalam cerita:
  1. Aku ialah tokoh pertama berperan sebagai istri
  2. Kamu adalah tokoh kedua sebagai suami
  3. Bus, tokoh ketiga. 

Tokoh ketiga inilah yang cukup menarik perhatian saya, dibutuhkan imajinasi untuk memahami Bus yang biasanya dalam realita sebagai benda mati, sedangkan di cerita ia bisa bicara layaknya manusia. Bahkan ia begiti memahami isi hati tokoh pertama dan sebagai pengendali perjalanan mengharukan dalam kisah.

POV (Point of View)

Sudut pandang yang dipakai dari sisi tokoh pertama dengan memakai kata "Aku" dan itu membantu memudahkan pembaca untuk memahami jalannya cerita.

Alur

Cerita pendek ini memakai alur gabungan antara maju dan mundur. Penulisan ceritanya bagi saya pribadi tidak mengalami kesulitan ketika membacanya. Penulis nampaknya sudah ahli membuat cerita dengan model alur campuran seperti yang dituliskan.

Setting

Untuk setting tempat ada beberapa yang dipakai, diantaranya: Ruang kamar 4x4 meter, Rumah bercat biru, Halte, Bus warna merah dengan tulisan PO Toto, Tempat parkir, Taman bumi perkemahan, Gedung pernikahan, Pohon rindang di parkiran, Gumpalan awan di angkasa. Mengingat cerita ini memang bersetting perjalanan, maka tak mengherankan jika menggunakan banyak tempat.

Ending

Bagi saya dari awal bisa dengan mudah menebaknya yaitu berakhir pada tokoh utama yang tidak bisa kembali pulang karena meninggal. Meskipun begitu, saya tetap memutuskan untuk membaca sampai tuntas, karena saya menyukai gaya penulis bercerita padahal tema yang dibahas sesungguhnya sederhana.

Pesan

Pesan moral yang didapat oleh pembaca cukup banyak dan bisa tersampaikan dengan baik oleh penulis tanpa menggunakan kata-kata menggurui. Saya pun bisa menangkap maksudnya dengan mudah.

Pesan dari penulis yang saya dapatkan ialah tentang pentingnya sebuah komunikasi dalam berumah tangga. Tanpa mengedapankan ego masing-masing, saling membuka diri terhadap kemauan dan kritikan antara suami atau istri. Tentu saja ini merupakan hal yang begitu penting dalam pernikahan. 

Bagaimana bisa perahu besar bernama pernikahan sanggup mencapai sakinah mawaddah warahmah? Jika suami sebagai imam atau pemimpin tidak bisa solid dengan istrinya. Hal sepele semisal tablet akhirnya begitu mudahnya meruntuhkan rumah tangga yang tidak kuat pondasinya walaupun telah dibangun bertahun-tahun lamanya.

Link cerpen

Bagi teman-teman yang tertarik membaca cerpen "Sebuah Perjalanan" yang penuh dengan pesan moral, bisa langsung klik tautan di bawah ini.




#Tugas1KelasFiksi
#ODOP7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Tahun Terakhir

Perbedaan Versi Sharon Creech

Wisata Aneh di Dunia