Bunda Anne, Antara Impian dan Idealisme


Biografi Anne Heryane
Oleh Karis Rosida


Berkenalan dengan bunda satu ini membuat diri terpukau dan banyak belajar dari kisah hidup beliau. Saya lebih enak memanggilnya dengan sebutan Bunda. Bernama lengkap Anne Heryane, dengan sapaan Anne atau Neuneu. Sekilas dari nama tentu orang bisa dengan tepat menebak kalau Bunda Anne memiliki darah sunda yang kental dan memang asli kelahiran tanah Paris Van Java yaitu Bandung, di tanggal 22 September 1983, persis seperti tanggal lahir saya dengan tahun berbeda.

Sejak kecil dimulai dari TK hingga perguruan tinggi tempatnya menempa ilmu di sekolah formal memang tak lepas dari Kota Bandung. Seakan kota ini jadi magnet untuknya bernafas dan berjalan di kehidupan. Bunda dengan empat bersaudara merasa bahagia dengan keluarganya. Banyak saudara katanya lebih rame, bisa curhat sana-sini dan punya tempat berbagi suka nan duka.

Memiliki perpaduan sisi plegmatis dan introver yang tidak begitu suka keramaian membuat diri Bunda Anne begitu unik pribadinya. Ia juga mengaku sebagai penyuka belajar. Sisi lain dalam dirinya yakni tipikal orang yang senang mencoba sesuatu yang baru, kreatif, inovatif, pantang menyerah dan selalu semangat mengerjakan apa saja.

Ketika masa anak-anak, Bunda punya impian besar menjadi seorang guru. Meskipun orang tua berlatang belakang berbeda, yaitu bapak sebagai wiraswasta dan ibunya ialah ibu rumah tangga ternyata tak menyurutkan mengejar impian. Baginya seorang guru memiliki prestise di kalangan masyarakat, profesi yang dihargai, nilai lebihnya dengan niat tulus akan mendatangkan pahala serta amal jariah kelak di akhirat. Sungguh mulia bukan?

Berbekal moto hidup: Do the best, Hidup mulia atau mati syahid, perjuangannya menggapai impian telah terwujud saat dewasa. Semua berawal usai menempuh S1 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung angkatan 2001, lulus Mei tahun 2006. Karir sebagai pendidik terus digelutinya dengan mengajar di bimbingan belajar Primagama Cabang Peta Bandung tahun 2006-2009, SSC tahun 2010-2011, SD Bina Talenta Full Day School Bandung tahun 2009, dan SMA Alfa Centauri Bandung tahun 2009-2018.

Kegiatan yang pernah diikuti berhubungan dengan kompetensi pendidik diantaranya Sanlat Daarut Tauhid sebagai Fasilitator tahun 2004-2005, Instruktur Nasional Guru Pembelajar tahun 2016, PLPG tahun 2017. Dulu ia menganggap bahwa Guru merupakan profesi yang lebih cocok untuk perempuan karena waktu mengajarnya lebih fleksibel. Bisa bekerja secara paruh waktu. Jadi tak terlalu mengesampingkan kebutuhan anak terhadap perhatian dan kasih sayang orang tuanya. Tapi kenyataannya, bekerja sebagai guru di zaman sekarang sangat menuntut totalitas waktu dan kualitas mengajar yang cukup menyita perhatian. Alhasil perhatian ke anak-anak agak kurang. Oleh karena itulah, Bunda Anne memutuskan berhenti mengajar sementara untuk lebih fokus mengurus anak yang masih balita.

Bunda dari Muhammad Ghazy Al Hajjaj berusia 12 tahun, Alya Yumna Shalihah umur 6 tahun, dan Muhammad Azzam Ramadhan balita 2,5 tahun, kini aktivitasnya selain ibu rumah tangga juga penulis dan blogger. Menulis menjadi sarana untuknya mengeluarkan isi hati, introspeksi diri dan membuat resolusi meraih impian atau tujuan. Lebih banyak mengonsumsi bacaan nonfiksi, seperti buku sejarah atau motivasi. Jarang baca fiksi. Hasilnya tulisan identik berbau nonfiksi. Akan tetapi ia mengaku sangat ingin belajar menulis fiksi.

Bunda dengan segudang prestasi dan karya, diantaranya:
  1. Penelitian Tindakan Kelas" Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMA Alfa Centauri Tahun 2016/2017"
  2. Buku antologi "Yang Terlihat Kuat pun Butuh untuk Dikuatkan", penerbit Khaira tahun 2019
  3. Buku antologi "Potret Pendidikan di Negeriku Jilid 1, Al Fannani Publisher, 2019
  4. Buku solo (proses terbit), Arrahman Press
  5. Sekarang sedang menggarap novel berjudul "Elegi di Tanah Burma" di aplikasi Ketix.

Bunda yang aktif dengan ikut berbagai event dan komunitas menulis. Sekarang sedang ikut komunitas menulis ODOP (One Day One Post) Batch 7 di grup Kairo, Komunitas Menulis  Indonesia (KMO), Komunitas Bisa Menulis (Grup FB), Komunitas Penulis Facebook Indonesia (Grup FB). Ada juga komunitas olah raga yang diikuti namanya Komunitas Bersepeda Sepeda Gunung Bandung.

Ada satu impian terbesarnya saat ini yaitu melahirkan karya fenomenal yang berpengaruh besar terhadap perubahan masyarakat ke arah lebih baik khususnya kemajuan umat islam. Dukungan besar dari suami dan keluarga membuatnya bersemangat dan harus pandai membagi waktu. Bunda Anne ialah bunda hebat yang tidak pernah berhenti berjuang, semoga Tuhan menjawab dan memberikan rida-Nya untuk doa-doa tulus yang engkau panjatkan, Bunda.


#ODOPBatch2
#TantanganPekan8
#Tantangan2

Komentar

  1. Mantapp Ka Ros, thenkyu ya...jazakillah khair 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 bunda,, senang bisa berjumpa dan berbagi dengan bunda yg super kerenn 😘😘

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Tahun Terakhir

Perbedaan Versi Sharon Creech

Wisata Aneh di Dunia