Titik Tempuh Terakhir
Roda ini masih setia berputar
meraba sepanjang perjalanan tentang jawaban
satu tanya panjangku siapa kamu?
lelaki yang akan berhasil menaklukkan hatiku
Sudah lama hadirmu kunanti di setiap halaan nafasku
berat kala teringat sosokmu masih abu
buram kumenerawang mengintip takdir Tuhan
bahkan rembulan tersenyum terangi kehampaan
Salahkah jika aku terus merindu?
dirimu penggenap imanku
pemimpin masa depan diriku
kumenanti menjadi makmum di belakangmu
Dayita di mana engkau berada?
aksaku buta menatapmu
atma melayang memikirkanmu
kalbu menginginkan jiwamu
Titik belumlah berakhir
memanjang meneruskan kisah perjalanan
menyisakan koma beserta tanda tanya
kapan kita bertemu?

Komentar
Posting Komentar