Halo Neil! (Part 2)


"Mommy kenapa ingin sekali aku menjadi astronot?" tanyaku sewaktu kecil. Aku berhak bertanya tentang kejelasan masa depanku sendiri.

"Kau tahu Nak, wajah Ohio telah tersenyum bangga sejak Neil Amstrong jadi manusia yang pertama kali menginjakkan kaki ke bulan. Dan Mommy ingin kamu menjadi Neil yang kedua bisa ke sana," jelas Mommy desertai tatapan menerawang masa depanku.

"Tapi Mommy, hidup kita di pedesaan sekeliling kita hanyalah perkebunan apel. Bagaimana bisa aku menyamai Neil Amstrong?" tanyaku dengan penuh ketidakyakinan akan diri sendiri. Tiba-tiba Mommy memegang kedua pundakku erat dan mengguncangkan pelan. Ditatapnya kedua bola mataku yang tadi meredup.

"Hei Neil! Nama kalian sama, tempat lahir kalian sama, Ohio. Tentu kamu punya kesempatan sama dengan Neil Amstrong. Jangan anggap remeh keyakinan Mommy," tukasnya dengan tegas.

"Biarkan orang lain menganggap Mommy gila, dan Mommy yakin Tuhan mendengar doa tulus kita. Tidak maukah namamu tercatat dalam sejarah dunia?"

"Iya Mommy, aku mau tapi," kataku dengan keraguan di hati.

"Stop! Orang bermimpi tidak akan pernah berkata tapi. Dia akan terus yakin, berlari sampai maut sendiri yang menjemput. Kau paham Nak?" tanya Mommy. Dan aku hanya memberi anggukan tanpa membantah. 
***

Benar saja semua kata-kata Mommy berhasil menancap kuat di kepalaku. Bak mantra yang memiliki kekuatan gaib sebagai pendorong diriku untuk terus berusaha maju. Entah sebegitu dahsyatnya kata-kata hingga membentukku menjadi manusia keras berhati baja. Aku percaya dengan segala yang Mommy ucapkan. Sekarang impian aneh Mommy telah bergeser berubah wujud menjadi impian hidupku.

Namun keyakinan itu sempat goyah, ketika perjalanan ini masih separuh. Kondisi kesehatan Mommy semakin memprihatinkan, hidupnya di ambang nadir karena penyakit kanker yang ia derita beberapa tahun terakhir. Hingga tepat setelah aku berhasil masuk kampus MIT (Massachusetts Institute of Technology), Mommy menghembuskan nafas terakhirnya. Aku benar-benar terguncang dengan kepergiannya, bagai kehilangan setengah nyawaku. 


🔜🔜 Lanjutan di postingan selanjutnya 😁

Komentar

  1. Balasan
    1. Bukan, murni khayalan saya semua 😂😂
      Kecuali yg tokoh Neil Amstrong

      Hapus
  2. Akankah neil juga menjadi astronout? Kita nantikan kelanjutan jalan ceritanya 😊

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Tahun Terakhir

Perbedaan Versi Sharon Creech

Wisata Aneh di Dunia