Pemburu Bayangan Nabi (Episode 1)
Aku tengah berjalan mengikuti jalanan aspal di bawah sengatan ganasnya panas Kota Surabaya. Tempat pelarian usai kutinggalkan rumah tempatku bertahun-tahun hidup. Lebih tepatnya wanita paruh baya yang kupanggil Ibu telah mengusirku agar hengkang dari peraduan ternyaman. Rumah, hunian mendamaikan penuh cinta bagi seorang anak dan itu berlaku sebelum kepergian Bapak.
Orang terusir nampaknya menjadi dua kata tepat menggambarkan kondisi nestapa hidupku. Kini aku benar-benar kalut, hati telah berserak tak beraturan dan mustahil kelak kepingannya akan utuh menyatu kembali.
"Oh... harus ke mana lagi aku pergi Tuhanku?" jeritku dalam hati.
Di kota penuh kesibukan ini tiada satu orang yang kukenal. Sepintas kedua netra menatap satu taman teduh di jantung kota. Tak begitu ramai kelihatannya. Kuputuskan segera masuk kawasan taman, dan pilihanku tertuju pada satu pohon paling tinggi besar yang sekiranya cukup sebagai tempat berteduh.
Segera kudaratkan tubuh duduk di tanah berumput, cukup rindang pohon ini menaungiku di bawahnya. Tas ransel besar warna hitam yang sejak tadi berada di punggung kulepaskan, lalu kuletakkan di sampingku. Kaki ini sudah di ambang lelah, uang pas-pasan yang kubawa tak cukup kalau digunakan naik angkutan umum. Belum dipakai sewa kamar kos, makan, dan kebutuhan hidup selama satu bulan ke depan. Baru tersadar jika hidupku kali ini bergantung pada uang.
***
Pikiranku menerawang di masa terindah saat keluargaku masih utuh dipenuhi kasih sayang di setiap sudut rumah. Hanya tawa, cerita, tatapan, dan sentuhan hangat penuh kebahagiaan. Bapak sebelumnya ialah lelaki terhebat yang pernah kutemui. Pejuang keluarga yang pantang lelah demi menghidupi keluarga kecilnya. Aku benar-benar ingin sepertinya jika kelak sudah dewasa.
Namun semuanya terjadi begitu cepat, bahagia yang kurasakan perlahan menghilang tertelan waktu. Memaksaku menelan pahitnya hidup, sama sekali tidak ada manisnya. Rentetan kejadian yang membuatku jatuh tersungkur berawal dari keputusan Bapak.
🔜🔜
#Opening ada di postingan sebelumnya dengan judul yang sama.
Link opening ⬇️
http://karisrosida.blogspot.com/2019/10/pemburu-bayangan-nabi.html
Link opening ⬇️
http://karisrosida.blogspot.com/2019/10/pemburu-bayangan-nabi.html
#TantanganPekan8
#Tantangan1Episode1
#OdopBatch7

Ini yg ttg perjalanan taubat seseorang yg kmrn d buat mba Karis ya..keren dijadikan cerbung
BalasHapusBetul mbak, jadi cerbung di blog 😁😁
HapusWah mana episode sebwlumnya, jadi penasaran.
BalasHapusAda di 3 postingan sebelumnya mbak 😁
HapusWaah mantaap pokoke, Mbak
BalasHapusMatur suwun mbak 🙏
HapusMbak riana jg selalu keren tulisannya 😘
Boleh lanjutin episode sebelumnya ya
BalasHapusTulisan sebelumnya cuma opening aja mbak punyaku pas tugas dr uncle 😁
HapusWah, penasaran episode sebelumnya.
BalasHapusMakasih bunda 🙏😁
Hapusmulai ciri-ciri penasaran aku ka ...hiiii
BalasHapusSilahkan baca aja mbak 😁😁
HapusKira-kira lanjutannya apa ya mbak? Duh.. penasaran
BalasHapus