Penantang Badai
Berani bukan berarti tidak takut
atau belum pernah berselimut ragu dan bermuka surut
Ada getar yang disembunyikan
bertopeng gagah menipu mata memandang
Awan berbisik memberikan kabar langit
bukan Tuhan mau memingit
Senandung kemenangan telah dikumandangkan
memanggil hati yang tengah berjuang
Tidak peduli besarnya badai, ia lewati
merangkak, berjalan dengan kedua kaki
Dunia tertawa tak pernah ia pedulikan
nyaring hinaan membuatnya jalan dengan segenap kekuatan
Adakah manusia sehebat dia?
penantang terbaik yang dimiliki zaman
Tetap merendah hormati pemilik bumi
tunduk pada perintah Sang ilahi
Hamba telah kalah Rabi!
dengan ia penguasa hati nan suci
Harap sisakan sedikit waktu untukku
aku akan kembali pada-Mu
π§Karis Rosida

Keren
BalasHapusTerima kasih ππ
HapusPuisi.
BalasHapusAku salut.
Mantap
Masih belajar kak, makasih π
HapusTugas pekan ke-5 adalah membuat puisi. Saya harus belajar dari mbak nih.
BalasHapusAduhh aku masih belajar dr nol kak π
HapusMantabs...mb karisrosida
BalasHapusPuisinya,"Luar biasa " tat diragukan lagi.
Gimana kabarnya mb karis?
Saya digrup London
Makasih mbak π
HapusAlhamdulillah kabar baik,, wee semangat nulis di odop π
Keren yg bisa brpuisi tu
BalasHapusMasih belajar kak, makasih ππ
HapusBagus puisinya
BalasHapusMakasih kakak π€
HapusSuka banget......πππ
BalasHapus