Saat Namamu Ada di Cover Buku


Ketika membaca judul yang saya tuliskan di atas, kira-kira apa yang kalian rasakan? Terharu lalu berkata "Wah ini cita-citaku!", atau masih ada yang punya satu keinginan ini tapi tak berani mengungkapkan. Merasa belum percaya diri lantas memendamnya bertahun-tahun sampai terlupa dan tergantikan keinginan baru.

Memang menjadi penulis tidak segampang apa yang ada dalam bayangan pikiran. Butuh waktu panjang di setiap prosesnya, kesabaran yang tak terukur juga berani keluar dari zona nyaman kita sebelumnya. Ketahanan level sabar benar-benar diuji, tak ada yang menjamin berhasilnya dirimu dalam bidang literasi. Pernah saya membaca sebuah tulisan dari penulis Filipina Sandra Roldan, ia punya tiga tip untuk menjadi penulis yaitu:
1. Read and read
2. Write
3. Get another job!

Lucu ketika penulis senior memberi arahan untuk menduakan diri antara menulis dengan pekerjaan lain. Namun memang begitu realita, keadaan di berbagai negeri hampir sama kurang berpihak kepada penulis, tidak seperti bidang lain. Itu jika melihat hanya dari segi materi yang didapatkan.

Tapi kenapa masih banyak orang ngotot mau menulis? Tentu ukuran materi akan dikesampingkannya, tujuan dirinya menulis bukan sebatas kekayaan yang didapat. Saat melihat nama sendiri tercetak di cover buku ternyata ada perasaan luar biasa hinggap di hati. Bahagia dan mungkin ada rasa tidak percaya. Saya sendiri pernah mengalaminya. Spontan ada satu tanya yang saya keluarkan: kok bisa?

Buku pertama kali yang memuat nama saya ialah sebuah buku antologi puisi berjudul Tak Sebaik Angkasa. Butuh waktu 30 hari mengikuti kompetisi menulis puisi yang diselenggarakan oleh salah satu penerbit indie di Malang. Cukup banyak penulis yang ikut sekitar ratusan dan mereka diantaranya penulis lama yang sudah terbiasa membuat puisi dengan indah. Tidak seperti saya yang mendadak suka menulis puisi, padahal sejak dulu saya anti membaca buku-buku yang bergenre fiksi. Intinya hanya bermodal nekat.

Selanjutnya yang terjadi adalah saya semakin kecanduan menulis. Akhirnya muncullah beberapa buku antologi lain dan satu pr besar saya yang belum tercapai yaitu buku solo. Semoga doa satu ini segera dikabulkan Sang Kuasa dan saya yakin ini juga doa kalian semua yang membaca tulisan saya bukan?



πŸ§• Oleh Karis Rosida

#TakSebaikAngkasa 
#CaraAllahMencintaiHambaNya #TitikTempuhTerakhir #SudutPalingDingin #SerupaBintangSirius

Komentar

  1. Mba karis keren, dah punya antologi, satu2nya buku yang ada namaku d covernya adalah buku seminar tugas akhir q jaman kuliah mba, dicetak 3 eksemplar saja πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih belajar kak, semoga istiqomah πŸ™πŸ˜˜

      Semangatt yookkk nulisnya πŸ”₯πŸ”₯

      Hapus
  2. Keren Mbak Karis. Terus berkarya dan makin sukses ya. Sepakat banget soal tujuan menulis bukan hanya materi semata. 😍😍😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siapp mbak 😘

      Semoga kita istiqomah nulisnya n semangaaattt 😁

      Hapus
  3. untuk jadi buku... bukan sesuatu yg tdak mungkin, tapi menikmati proses bersama ODOP saat ini jauh lbh baik... bs lbh fokus dan mengembangkan kemampuan..

    mohon bimbingannya Bu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh sangat mungkin lah, apalagi bikin buku solo πŸ˜‰ pasti bisaaa

      Sama2 belajar lah di odop keluarga konstantinopel 😎

      Hapus
  4. Uhuyy mba Kariss, keep writing!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makin semangattt mbak 😘
      Gass terusss 😎

      Hapus
  5. Semangat MB, menulis tuh seperti candu ya

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. Aamiin ya Rabb, tanpa Allah memang bukan siapa2 aku tuh 😍

      Hapus
  7. Aamiin... Semuanya menjadi mungkin... Bismillah..
    Mulai. Aja. Dulu

    BalasHapus
  8. Selalu suka dengan tulisan mbak Karis dari masih di RWCπŸ˜‰

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak, masih belajar ini πŸ™πŸ˜

      Hapus
  9. Wah..keren..aku bersama mastah 2 disini.. Alhamdulillah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih belajar aku tuh, belum masuk golongan keren πŸ™πŸ˜

      Hapus
  10. Tulisan yang terlatih, aku ngiri, ngiri untuk bisa nulis seindah ini. Di bacapun enak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih bunda, masih belajar ini πŸ™πŸ˜Š

      Hapus
  11. Nama ku di cover Skripsi saja mbak, 😭😭😭 belum di yang lainnya. Semoga bisa seperti mbak Karis..
    Keren bingit.. πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

    BalasHapus
  12. MasyAllah semangat mbak e hayuks menuju solo dengan antologi2 semongotttttπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Tahun Terakhir

Perbedaan Versi Sharon Creech

Wisata Aneh di Dunia