Dilumpuhkan Kenangan
Dilumpuhkan Kenangan
Oleh Karis Rosida
Kenangan itu datang lagi, mengusik jiwa tenang yang telah kubangun selama ini. Kepingan memori yang telah kusembunyikan di dasar otak kembali memberontak. Meraung meminta disapa. Menarik ikatan pada hati yang tengah gundah, aku seperti manusia yang kalah melawan rasa.
Sungguh lucu kala diri tak sanggup berkutik bersanding masa lalu. Akankah aku selamanya berteman dengan hujan? Derasnya rintikan rindu yang tak ada balasan dari dia pencuri hatiku. Aku terlanjur basah menyesap genangan cinta yang turun entah dari mana. Tiba-tiba hadirnya membuatku tersenyum seakan menemukan bahagia yang tak pernah kutemukan. Aku terlena.
Namun jalan yang kulalui belum sempurna dan perlahan senyumku menghilang bersama kepergiannya. Baru tersadar bahwa dia telah meninggalkan luka yang terlampau dalam. Lubangnya mampu melumpuhkan atma dalam sudut kesendirian. Waktu seakan macet menghentikan segala tenaga yang ada. Hanya bisa berbaring di atas kasur jerami kering, sungguh tak enak.
Mencoba memutar kembali apa yang salah. Kutemukan satu jawaban yaitu aku telah salah menempatkan harapan. Ingin bisa bahagia bersamanya sudah aku tetapkan mendahului kuasa Tuhan. Begitu lancang diriku membuat syarat demi sebuah kesenangan. Padahal selama ini aku bisa bahagia hanya dengan mencintai Tuhan saja. Naluriku benar-benar keliru.
Memutuskan segera berbenah memang tidak mudah. Berhadapan dengan urusan perasaan membuatku berwujud makhluk paling lemah. Inilah diriku sekarang, sisi kuatku sekejap menghilang. Berharap ingatan yang berserak kukumpulkan dan masukkan ke dalam kantong plastik warna hitam bertuliskan kata pergi. Pergilah selamanya, menghilanglah hingga kita tak bertatap muka, kenangan!
Blitar, 14 September 2019
#OdopBatch7 #TantanganPekan1 #Harike6

Keren sekali...
BalasHapusTerima kasih kak kalau suka 😁
BalasHapus