Sepeda Kumbang Sang Jendral
Oleh Karis Rosida
Tanyakan pada sepada kumbangku
seberapa besar cinta untuk negeriku
besi tua berkarat tergerus zaman
saksi bisu perekam masa lalu
Cintaku melebihi sayang pada nyawaku
tak apa sukma melayang terhujam peluru
jiwa tumbang di tangan kompeni atau serdadu Jepang
dalam hati masih terpatri namamu, Indonesiaku
Kini waktuku sudah tamat
menyiratkan jejak kenang perjuangan
tengok sebentar, lihatlah darah yang terbuang
berbau harum meski engkau tak mengenal
Dan nafas bangsaku masih bersambung
berganti wajah pembawa episode baru
sekarang cerita memuai tentang kamu
pewaris tangan renta panjangku
Sungguh sayang,
masih terdengar tangis dan jeritan luka
lebam dihantam kerasnya kehidupan
orang banyak memikul sengsara
Ke manakah kalian wahai tuan?
pemangku jabatan pemakai mahkota langit
jangan berlagak tuli dan bisu tanpa ucapan
sisi malaikatmu tiba-tiba hilang tertutupi bualan
Aku menangis meratapi nasib negeriku
gelar jendralku sebatas di nisan usang
juangku telah terhenti akibat mati
ingin meronta hidup kembali namun ilusi
Serba berat laku cintamu pada negeri
ingatlah engkau tak sendiri nak!
sepeda kumbangku akan setia menemani
semoga berhasil membawamu menuju jalan rahayu
Blitar, 24 September 2019

Komentar
Posting Komentar